22 Juni 2011

Looking from a Different Perspective: Sakinah Bersamamu


Ehm...
Sebenernya ga salah kan beli buku cerita? Apalagi diambil dari rak buku "Agama Islam" di Gramedia. Tapi pas mau bayar ke kasir, agak risih juga bawanya, walaupun niat saya udah bulat buat beli buku ini. Walhasil pas ketemu Teh Putew & Kang Dikdik, jadi muter deh ke kasir lain :P

Yeah, pertengahan Mei yang lalu, saya beli sebuah buku sebagai hasil dari perenungan saya untuk mencoba genre buku lain yang ga pernah saya beli/baca sebelumnya. Saya berniat beli buku yang ditujukan untuk konsumen perempuan. Ingin mencoba melihat sesuatu dari perspektif wanita (spesifically: about wedding, pre wedding, etc. :D). Tadinya mau beli "Catatan Hati Seorang Istri", tapi ternyata ada buku lain dari Asma Nadia juga yang bertengger di rak best seller. Akhirnya, setelah pilih sana-pilih sini, ngintip-ngintip isinya, saya pun membelinya: Sakinah Bersamamu.
Cover buku "Sakinah Bersamamu"

Pray

Ya Allah, berilah kedua orang tuaku kemuliaan di dunia dan akhirat

Amiin.

04 Juni 2011

Memantaskan Diri

Sebelumnya saya ingin meminta maaf, terutama kepada diri sendiri. Saya akan melakukan kegiatan hukuman secepatnya.
Bingung ya, bingung ya?? Silakan baca ini.

Beberapa hari yang lalu saya selesai baca buku "7 Keajaiban Rezeki". Sebenarnya waktu masih kuliah , temen saya, Yuma, pernah ngenalin buku ini. Cuma dulu rada "hare-hare" (hare-hare itu bahasa India Barat, artinya: males :p). Tapi beberapa minggu sebelumnya, Yuma dan Ijal ngebahas lagi tentang buku itu di notes FB dan blognya.
Akhirnya saya pun beli buku karya Ippho Santosa itu (eh, belum dibayar deng bukunya...haha...sorry to Aul).

Baca.Baca.Baca. Akhirnya saya menyelesaikan buku itu di sini, di Plaju, sekalian ngerjain proyek.
Banyak pelajaran yang bisa diambil, biar saya ga cape nulis lagi, silakan baca di artikelnya Ijal dan notesnya Yuma.

Namun ada yang ingin saya bahas sekarang. Saya tergugah untuk bikin tulisan ini karena beberapa hari/minggu ini saya sedang menunggu pengumuman lomba, saya sedang menunggu pengumuman beasiswa, saya sedang mengerjakan tugas, dan saya baru berkunjung dari rumah kakak kelas yang sudah menikah. Yah, benang merahnya adalah saya sedang memikirkan tentang impian dan pencapaiannya. Ya, impian: tentang melanjutkan sekolah, menyelesaikan pekerjaan, bekerja, menikah,dll.