27 Januari 2011

Sharing an Experience: TOEFL iBT

TOEFL iBT

TOEFL (Test of English as Foreign Language) merupakan salah satu English proficiency test yang diadakan oleh ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat. Tes ini mungkin tidak asing lagi bagi mahasiswa dan orang-orang di atas level SMA, karena hasil tes ini biasanya diperlukan sebagai salah satu syarat untuk memasuki perguruan tinggi maupun perusahaan (untuk bekerja).
Akhir tahun yang lalu saya berkesempatan mengikuti tes ini dan saya rasa saya perlu berbagi pengalaman saya. Siapa tau ada yang mau ikut tesnya juga. Jadi seengganya bisa kebayang apa yang jangan dilakukan atau apa yang harus dilakukan (versi saya), agar tesnya lancar dan bisa lebih baik.

Format tes TOEFL
Tes TOEFL itu ada beberapa jenis dan format. Dari segi format, ada Paper Based Test (PBT), Computer Based Test (CBT), dan Internet Based Test (IBT).
Dari namanya aja udah tau kan, ada yang medianya kertas, komputer, dan komputer yang terhubung internet. Detailnya...

  • Untuk PBT, bahan tesnya meliputi Listening, Structure, dan Reading. Range score-nya 310-677. Nah, makanya, klo ada seseorang yang bilang score TOEFL-nya 700, jangan percaya! Hehe.
  • CBT, bahannya sama kaya PBT. Range score-nya 0-300.
  • IBT, bahannya Listening, Reading, Speaking, dan Writing. Range score-nya 0-120.
Jenis/Level tes TOEFL
"Eh, ternyata masuk universitas xxx harus TOEFL internasional loh..."

Pernah denger ada orang yang ngomong gitu?
Yang dia maksud TOEFL Internasional itu adalah jenis tes TOEFL yang diakui di luar negeri. Untuk saat ini jenis tes TOEFL itu adalah TOEFL IBT. Untuk saat ini?? Loh ko?
Jadi jangan sampe bingung ngebedain jenis/level dan format. IBT itu klo ngga salah baru ada sekitar taun 2005. Sebelumnya ETS menggunakan format CBT, dan sebelumnya lagi menggunakan format PBT. Nah, sebenernya ada juga yang format PBT tapi diakui secara internasional. Itu buat negara-negara yang ga punya sama sekali akses internet.
Klo ITP?
Nah, klo ITP (Institutional Testing Program) itu sifatnya institusional (hanya berlaku untuk institusi dimana kita tes) dan format yang dipake PBT. Untuk tes ITP, di Indonesia yang ngoordinirnya IIEF.
Lalu, ada juga tes yang lain, yaitu TOEFL Prediction Test. Hasil tes ini hanya bisa untuk konsumsi pribadi atau untuk institusi yang memang memperbolehkan kita menggunakan hasil tes ini untuk ngurus-ngurus apaaa gitu. Soalnya waktu saya nge-apply Monbusho, ternyata mereka juga nerima hasil dari tes TOEFL prediksi ini.


TOEFL iBT
TOEFL iBT ini adalah format yang cukup menantang buat orang Indonesia. Soalnya tes ini memaksa kita untuk menjadi pengguna Bahasa Inggris aktif. Karena untuk format tes ini, ada elemen speaking dan writing. Jadi penilaian tentang grammar,dll. yang dulu ada di bagian structure di tes PBT, sekarang masuk di speaking dan writing ini.

Berdasarkan pengalaman pribadi saya, ikut tes ini persiapannya jangan maen-maen (ehm...maen boleh sih, asal sambil belajar...contoh: maen sepedah,trus udahnya belajar :D). Soalnya harga tesnya yang mahal boo! $165, wiih. Beda jauh sama tes ITP atau tes prediksi. Nah, kadang kebanyakan orang ikut les persiapan dulu, biar pas hari-H nya lebih mantep. Saya pernah sih les TOEFL, tapi yang buat format PBT. Nah, waktu mau ikut tes iBT, saya memutuskan ngga ikut les lagi. Soalnya harga les sama harga tes hampir sama! Yah, buat ngehemat uanglah.
Saya nekat ga ikut les karena:
  1. Pernah ada temen yang ikut tes tanpa les, dan hasilnya uooke tenan!
  2. Sayang uang (tapi saya ga pacaran sama uang yaaa... ;p)
Sebenernya di poin no.1, temen saya itu emang udah "terdidik" B.Inggrisnya. Dari kecil les Inggris, ngomong, nulis pun udah biasa pake B.Inggris. Waaah... Tapi karena kondisi yang agak sedikit memaksa saya pun "nekat" ga les. Dengan dada membara, jiwa pantang menyerah, kibarkan panji dwi warna, saya pun melakukan hal-hal ini:
  1. Minjem buku "Longman Preparation Course for TOEFL iBT test"-nya temen (thanks to Heru Gunawan)
  2. "Mendapatkan" file-file audio penunjang buku di no.1 (di atas) dari temen (thanks to Rhonita D.A.)
  3. "Mendapatkan" file CD latihan TOEFL nya Longman dari temen/a.k.a kk kelas (thanks to Rizky Jatnika--udah lama sih dapet-nya)
  4. Ngedonlot material-material/soal-soal dari websitenya ETS. Cari-cari di youtube dan TOEFL TV.
  5. Ikutan forum-forum yang ngebahas tentang TOEFL, buat sharing-sharing dan nanya-nanya, contohnya forum devilspot.com (Thanks to Mr.Samad Aslam Khan)
  6. Latihan-latihan-latihan (inget, prinsip 10.000 jam-nya "Outliers"). Buat poin yang ini, arti "latihan" itu bener-bener ngerjain SEMUA soal yang ada di buku dan CD (usahakan ya!). Soalnya walopun kita udah ngerasa: "...ah,udah lah reading/listening mah gitu-gitu aja, pasti ngerti ko...". Tetep usahain ngerjain soal terus. Soalnya secara ngga langsung, lama kelamaan kita jadi punya atmosfer tes TOEFL di sekeliling kita. Terus, otomatis, kita tahu pattern-pattern-nya soal tes itu. Lebih bagus lagi, klo dari hasil latihan itu kita dapet score tinggi atau malah sempurna, bisa jadi modal percaya diri kita pas hari-H.
Selain itu saya juga nanya-nanya temen yang udah pernah ikut tes. Jadi, kebayang suasana tesnya. Salah seorang temen, Lala, ngasih tips yang cukup efektif untuk menghadapi speaking. Tipsnya:
  • Kita bayangin beberapa pertanyaan yang bakal keluar
  • Bikin jawabannya di kertas
  • Trus kita hapalin
Dengan begitu, minimal kita udah tau intonasi, pengucapan, dan timing yang tepat untuk menjawab soal-soal setipe. Terus, untuk latihan speaking juga, jangan ragu buat nyari partner. Klo ga dapet, ya ujung-ujungnya ngerekam suara sendiri, dengerin, terus samain dengan contoh jawaban speaking resmi dari ETS. Oia, saya ngga ngerekomendasiin ngikutin contoh jawaban speaking dari bukunya Longman. Soalnya, aneh gitu lah.
Untuk tips-tips per bagian (dari saya), kurang lebih persiapannya seperti ini:
  • Reading: ngerjain soal terusss.... + tambah kosakata baru dari majalah/novel/game berbahasa Inggris
  • Listening: ngerjain soal terusss... + nonton film berbahasa Inggris, dengerin lagu berlirik Bahasa Inggris, dengerin radio berbahasa Inggris, maen game yang sering muncul dialog B.Inggrisnya
  • Speaking: ngejawab soal-soal dan direkam lalu dievaluasi, ngomong sendiri seolah-olah lagi ketemu temen bule atau lagi pidato di luar negeri, perhatiin gaya ngomong orang-orang di film-film, tambah kosakata baru dari majalah/novel/game berbahasa Inggris, belajar grammar, cari sparing partner...
  • Writing: pelajari lagi technical writing, latihan nulis artikel B.Inggris yang cepet dan akurat struktur katanya...
Btw, saya sangat bersyukur, ternyata kegemaran saya maen game sangat membantu waktu tes TOEFL. Kebetulan saya suka game strategi dan perang-perangan. Nah, waktu soal writing, pertanyaannya tentang sejarah dan peperangan Yunani-Romawi. Langsung keluar deh semua vocabulary yang saya kenal di game perang yang pernah saya maenin.
Saat latihan persiapan pun, pengetahuan saya tentang hal-hal baru jadi bertambah, karena banyak artikel-artikel bagus yang menjadi soal reading dan listening.
Selain itu, akibat berlatih speaking pun, saya jadi ngerti cara menyintesis kuliah dan mengajukan pertanyaan. Dan itu saya praktekan saat ada kuliah tamu dari orang Singapura.

Yah, setidaknya berlatih TOEFL juga memberikan efek positif bagi kita.

Okaaay...semoga artikel ini bermanfaat. Klo mau diskusi, silakan beri komentar Anda.



18 comments:

Hana Ratnaningrum mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

Abang, aku mau tes toefl yang biasa (yang PBT ya namnaya kalo biasa?). Need suggestion nih, kl ga ikut les-les persiapan gitu kira-kira bisa bagus ga ya hasilnya?

Ghani mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

Sebenernya tes TOEFL itu lebih baik klo kita udah tau tujuannya buat apa.Kan siapa tau pengen keluar negeri, trus butuhnya TOEFL iBT/IELTS.Tapi klo PBT (ITP,prediksi,ato yg di LIA) bisa juga sih buat persiapan lamar2...

Ga les? Bisa2!! Asal latihan dulu.Saya punya ko materi buat iBT ato PBT.

Hana Ratnaningrum mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

Buat lamar kerja, bang (haha, sindrom tingkat ahir).
Dulu pernah ikut sih, terus buku2nya aku kasihin temen, ntar aku pinjem materi2 PBT ya, hehe

Irfan mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

bang Ghan ane pinjem materi IBT lah,, bolehkah??? hehehehhe

Ghani mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

@Hana: OK

@Irfan: boleh2.
btw,ini Irfan mana ya?Irfan Bachdim??
;p

tansul mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

slm knal

Kang materi buat IBT/PBT kira? bs d upload g kang??
:D
klo blh tau,kira2 apa j

Ghani mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

@mas tansul:
salam kenal juga.
Materi yang di saya cukup banyak,ngupload juga kayanya lama.Lebih baik langsung download dari sumber aslinya aja.Bisa di klik link2 yang saya berikan di artikel.Dari webnya ETS bisa dapet tips2,contoh jawaban (75mb klo ga salah),dll.
Terus dari toefl TV bisa dapet tips2 juga.
Dan ini,mungkin bisa membantu,ada ebook latihan TOEFL dari ETS (klo ga salah sih linknya ini:

http://www.scribd.com/doc/25037506/ETS-View-Inside-TOEFL-Guide-3rd-Edition

Klo yang PBT,ada bukunya juga,carinya di Gigapedia.com
temen saya pernah dapet,tapi saya ngga punya.Punyanya dalam bentuk cd (ratusan mb)

Ijal mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

Gan, sy msh bingung nih. kapan ada waktu kosong utk ngejelasin ke saya mengenai TOEFL ini dan tektek bengeknya? Sekalian minta rekomendasi utk peningkatan nilai TOEFL menjelang tes S2. Kalo udah baca message ini, sms sy ya. Biar bs segera kita diskusikan dan bergerak lebih cepat. Ok, makasih gan.

aris rinaldi mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

nice share gan, walaupun saya masih bingung ngebedain test-test kayak gini. hahaha

rizkyjatnika mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

iBT dapet berapa Ghan?

Ghani mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

@Qjat: alhamdulillah Jat. Buat Delft mah lolos...oenya,hatur nuhun nya kanggo saran2 & material TOEFL na :D

mevy mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

wow,,
keren buat sharingnya Ghani,,
semangatku untuk belajar muncul lg setelah baca sharingmu ini,,
aku sempet merasa putus asa dan malas (jujur.
tahun 2009 kemarin aku belajar bahasa inggris sm tetanggaku yg memang jago bahasa inggrisnya ketika aku mau ikut beasiswa di salah satu universitas swasta baru di jakarta bahkan aku di terima tapi ga aku ambil.
tp setelah ga belajar aku merasa lupa semuanya sampe sekarang,,
berasa nihil pengetahuan reading, listening, writing, speaking,,
klo mau dapetin semua alat peraga yg km dapet dr mana yah Ghan??
seperti buku, kaset, dll??
thanks Ghan :)

Ghani mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

@mevy
Makasih :)
Saya juga seneng artikel saya bermanfaat.
Di artikel saya & di salah satu comment di atas saya kasih link untuk materialnya. Kamu juga bisa kirim alamat email kamu ke:
masrur_ghani@yahoo.com
insya Allah bisa saya bantu lebih ;)

Zeneth Thobarony mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

Menurut kakak, kira2 klo ga les idealnya berapa lama ya belajarnya biar hasilnya optimal?

saya cuma punya jatah belajar 2 mingguan lebih (well,, kepepet dedline). Jadi ga yakin sama hasilnya..

Ghani mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

@Zeneth Thobarony

buat perbandingan, saya waktu itu belajar sebulan penuh, tapi diselingi TA & maen2.
Kayanya klo bener2 full 2 minggu juga bisa ko. Asal tiap hari ada target aja. Kualitas belajarnya kaya dulu ikut SPMB ato tes2 masuk universitas.

Henry Jahja mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
ProfTOEFL mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

@Ghani, wah terimakasih banyak infonya mas! Bermanfaat sekali.

Bolehkah kami feature pengalaman mas menjalani tes TOEFL iBT? (tentunya kami akan link back dan memberikan kredit yang seharusnya).

Situs kami menyediakan berbagai materi gratis untuk persiapan TOEFL iBT. Kami juga menyediakan tes prediksi / simulasi / try-out TOEFL yang sangat akurat (berformat sama persis dengan iBT yang asli): http://proftoefl.com/mau-tes-prediksi-tryout-tes-toefl-online-gratis/

Semoga mas Ghani berkenan untuk diliput di situs kami... terimakasih sebelumnya :)

Masrur Ghani mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

@ProfTOEFL

Terima kasih sudah berkunjung.
Iya, saya tidak keberatan. Semoga bermanfaat.