31 Desember 2010

Quote (3)

We cannot measure what we cannot describe

-Mas Yuda (Salman Basic Training, 4 Juli 2007)
Saya ga nyatet apa arti dari kata-kata ini. Tapi menurut feeling dan sedikit logika saya, intinya, kita tidak akan bisa memperjuangkan apa yang kita sendiri pun tidak tahu apa yang kita perjuangkan. Kita tidak akan dapat meraih sesuatu tanpa mengetahui tujuan, untuk apa kita meraih sesuatu tersebut...

Quote (2)

Tidak semua ksatria itu bagus dan tidak semua raksasa itu jelek
-Pa Parwinando (Pamong Fisika)

Hmmm...kata-kata ini saya catet tanggal 9 Februari 2006. Sebenernya saya masih bingung dengan maknanya...

Quote (1)

Berbicara tentang kepalsuan secara meyakinkan adalah kebohongan
Berbicara tentang kebenaran secara tidak meyakinkan adalah kebodohan
Berbicara tentang kebenaran secara meyakinkan adalah suatu keutamaan

Kata-kata ini ada di notes SMA saya. Entah darimana sumbernya saya lupa. Tapi seingat saya, saya nyatet ini saat sedang melaksanakan program perbaikan cara berbicara di depan publik :)

Catatan Akhir Tahun: More Post...!


Hmmm...
Malam ini malam terakhir 2010..
Waaa !
Bahaya...bahaya...!

Postingan saya di blog ini belum melebihi jumlah postingan tahun lalu. Seperti kata Rasulullah, jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka celakalah orang itu. Kalau hari ini sama seperti hari kemarin, rugilah orang itu.

Penting banget ya, jumlah postingan??
Ya!
Karena ini menulis.
Kenapa menulis?

Alasan tersebutlah yang membuat blog ini ada. Saya ingin menjadi orang pintar dan ini salah satu medianya.
Selain itu...kenapa alamatnya semangatyanghidup...
Saya ingin berusaha memberikan tulisan yang bermakna dan worthed buat dibaca. Menginspirasi orang lewat tulisan. Meskipun ada yang isinya curhatan, atau pengalaman aneh, junk, recycle junk, dan sebagainya, setidaknya yang baca bisa tahu pengalaman junkie saya. Haha. Kalau itu jelek, ya minimal bisa buat referensi lah biar ngga terperosok ke lubang yang sama.

Menurut saya ga ada tulisan yang ga berguna, selama itu orisinil dan hasil dari sintesis pikiran kita. Sejelek-jeleknya tulisan pun pasti menimbulkan reaksi dari orang-orang yang ngebacanya. Kalau tulisannya bikin marah, orang pun bisa marah dan melepaskan emosinya. Tapi bisa juga, dengan tulisan jelek itu, orang belajar mengendalikan dirinya. Dan...tulisan tersebut telah membuat seseorang BELAJAR.

Tapi tentu saja tulisan yang baik lebih utama. Dengan tulisan, seorang penulis bisa mengubah watak seseorang. Dengan tulisan seorang penulis bisa mengubah suasana hati. Dan dengan tulisan, bukan tidak mungkin seseorang bisa mengubah dunia (klo ga salah saya dapet kata-kata ini dari Bang Andrea Hirata). Ya, contohnya penulis yang saya sebutkan tadi. Dengan novel Laskar Pelangi, dkk, Andrea Hirata telah berhasil mengubah sudut pandang orang terhadap pendidikan...juga mengubah wajah Belitung!

Okey...
Itulah kehebatan tulisan. Saya yakin semua orang bisa menjadi penulis yang hebat, tentunya harus dengan usaha yang hebat pula. Seperti kata Malcolm Gladwell dalam "The Outliers", kemahiran seseorang salah satunya ditentukan dari prinsip 10.000 jam. Artinya dengan berlatih sebanyak mungkin (selama 10.000 jam), kita dapat menjadi seorang master di bidang tertentu.

Kembalo ke topik..kembali ke topik!
Haduuuh...tulisan apa ya yang bisa saya tulis dalam beberapa menit terakhir di tahun ini???
Wait for me...
#thinking #thinking #thinking

Postingan tahun ini terancam sedikit!


28 Desember 2010

Agresivitas

Kemaren-kemaren, waktu sedang getol-getolnya latihan buat tes TOEFL, saya menemukan artikel menarik di bahan latihan tes TOEFL tersebut. Temanya tentang sifat agresif dalam diri manusia. Menurut hasil penelitian (antropolog atau psikolog, saya lupa :p ), sifat agresif pada diri manusia itu ada. Makanya, sifat tersebut harus disalurkan. Yang penyalurannya baik, adalah dengan mengikuti kompetisi, pertandingan olahraga, dan kegiatan-kegiatan positif lainnya. Yang buruk, ya mungkin dengan kegiatan kriminal, bullying, dan sebagainya.

Hmm...cukup dimengerti bukan? Yang berlebihan itu harus dikurangi...

Dan sepertinya saya sekarang sedang butuh kegiatan untuk mengurangi beban agresivitas itu. Ada yang punya ide??

20 Desember 2010

Maukah Kau Menjadi Ainun-Ku?

Banyak kisah cinta yang mengharukan yang sering kita dengar. Mulai dari Romeo & Juliet, Gumiho & Cha Dae Woong, hingga Fitri dan Farel. Kisah cinta mereka memengaruhi emosi kita bahkan menginspirasi kita untuk berbuat yang sama terhadap orang yang kita cintai dan sayangi. Namun tentunya kisah kasih sayang yang patut kita contoh adalah yang dilakukan Rasulullah SAW. Dan menurut saya, di Indonesia kisah cinta antara Pa Habibie dan Bu Ainun adalah salah satu yang mendekati dan bisa dijadikan referensi.

Ya, setelah membaca kisah Pa Habibie dan Bu Ainun (dalam buku Habibie & Ainun), saya merasa telah mengikuti kisah cinta yang “murni, suci, sejati, sempurna dan abadi” (kata-kata ini berulang kali dituliskan Pa Habibie dalam bukunya). Buku ini menceritakan kisah bagaimana sebuah keluarga religius yang mengabdi pada bangsa dan negaranya bertahan dari setiap cobaan dengan saling mendukung dengan kasih sayang yang tulus dan ikhlas (Pa Habibie seorang achiever dan Bu Ainun pengayom dan istri yang solehah). Saya memang belum pernah membaca secara lengkap buku-buku tentang B.J. Habibie sebelumnya, tapi dari buku ini juga beliau bercerita tentang perjalanan hidupnya dan dibalik semua kesuksesan beliau, ada seorang wanita. Wanita itulah yang bernama dr. Hasri Ainun Habibie.

Mari bersatu padu...

Saya baru setengah jalan membaca buku "Habibie & Ainun". Sempat termenung di bagian dimana Pa Habibie menceritakan tentang usahanya dan beberapa anak bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang melek teknologi, menciptakan kebangkitan nasional yang ke-2. Saat itu beliau tengah merancang N-250 "Gatotkoco".

Timbulah ingatan saya pada lagu ini. Lagu yang setiap pagi diputar untuk mengiringi saya dan teman-teman berbaris menuju ruang kelas.

Mari bersatu padu membangun Indonesia
Menuju kebangkitan nasional yang ke dua
seluruh bangsa dari Aceh sampai Irian
Membangun kemandirian sejajar dengan bangsa maju di dunia

Bangkitlah wahai bangsaku
Songsong masa depan
Kejar ketinggalan, entaskan kemiskinan
Jalin persatuan kesatuan

Tetap teguh dalam jatidiri
Bangsa yang besar
Bersatu dan jayalah
Aman dan damai

Jadi muncul lagi hasrat saya untuk menyaingi beliau dan KRI Dewaruci. Mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

03 Desember 2010

What is the meaning of success?

Everybody has their own dream to achieve. When they can achieve it, they feel as a successful person. Others may think differently. When they are superior or more prosper than anyone, they think they are successful person.
Commonly, people agreed that a successful person is someone who struggle harder and achieve more than everyone. In a simple word, he/she is the best of the best.

The statement above seems make us believe that success completely rely on someone's struggle and quality. Few weeks ago I was pretty sure with that statement, until I read this book:

Outliers