21 Januari 2010

PL-3002 Aspek Kebencanaan Dalam Perencanaan


Judul tulisan ini adalah nama sebuah mata kuliah di ITB.
Dilihat dari kodenya, PL, matkul ini berasal dari Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi). Wah, trus, ngapain saya ambil matkul ini?
Sebenernya alesannya cukup aneh sih...

Mari kita kembali ke masa 3 tahun silam...

Pertama kali kuliah di ITB, pas masa-masa Tahap Persiapan Bersama, saya amat sangat males bawa buku teks kuliah. Toh, nyatet aja kayanya udah cukup. Trus, akhirnya saya ketemu temen saya Siska (TL'06), dia selalu bawa -bawa textbook berwarna. Ha? Emang ada ya mata kuliah yang kaya gitu? Setelah saya telusuri ternyata dia minjem buku referensi buat matkul Pengetahuan Lingkungan (PengLing).


Wow...saya pun ikut-ikutan minjem. Bukunya penuh gambar, berwarna, enak diliat (dan kadang dibaca..hehehe). Semenjak itu saya jadi seneng minjem buku ke perpus, buku yang semacem referensi Pengling itu tentunya. Biasanya terbitan McGraw Hill ato Pearson.
Selain itu saya kenal seorang anak Kimia 06, Habib namanya. Teman saya itu klo masuk perpus, keluarnya pasti bongkok. Tasnya langsung terisi penuh dengan buku-buku teks yang berat banget.

Alhasil, karena ngga mau kalah, saya pun jadi sering minjem buku banyak banget ke perpustakaan pusat ITB. Minimal saya bisa terlihat seperti orang pintar. Nah, saya berharap dengan sugesti seperti itu saya jadi pinter beneran. Hehehe.

Setelah melewati masa TPB, dan mata kuliah Pengling sudah terlewati (alhamdulillah dengan nilai memuaskan), saya jadi bingung mau minjem buku apalagi ke perpus. Setelah saya cari-cari, akhirnya saya menemukan buku penggantinya, yaitu "Environmental Geology".
Saya ga peduli apakah itu hanya buku khusus untuk anak Geologi atau yang mengambil mata kuliah Geologi Lingkungan, tapi yang saya liat hanya satu: buku itu BERWARNA dan kertasnya BAGUS !
Untungnya, selain dua alasan itu, masih ada alasan logis lain yang bikin saya tertarik dengan buku itu, yaitu adanya bab yang membahas bidang geoteknik dan kebencanaan.

Mulai saat itu saya pun memimpikan, kapan ya bisa ngerasain kuliah dengan textbook2 kaya gini? Mengingat kuliah di sipil, meskipun banyak gambar, pasti hitam putih dan itu-itu aja materinya dari jaman dulu. Saya pun menyimpulkan: "Saya ingin nyobain mata kuliah yang up to date !!!"

Asben

Siklus Bencana

Berawal dari pencarian mata kuliah-mata kuliah luar sipil, akhirnya saya menemukan mata kuliah Aspek Kebencanaan Dalam Perencanaan ini. Sayangnya, di semester tersebut saya belum bisa ngambil matkul ini. Tapi akhirnya kesampaian juga di semester depannya(semester 7 kemaren).

Kuliah ini menarik!
Akhirnya saya menemukan mata kuliah yang text book nya berwarna. Materi-materinya pun up to date!

Di sini kami belajar mengenai teori kebencanaan. Bagaimana proses analisisnya, perencanaannya, dan output dari analisis & perencanaan tersebut.

Klasifikasi Bahaya


Contoh Output Dari Hazard Analysis

Kebetulan, pas semester berjalan tersebut, beberapa bencana bermunculan. Mulai dari gempa Tasik dan gempa Padang. Saya juga berkesempatan untuk ikut survey pasca gempa dari BNPB. Alhamdulillah, menambah pengalaman saya dan mulai memunculkan cita-cita saya menjadi ahli gempa. Sepertinya sangat penting sekali menjadi orang yang bisa meminimalisasi dampak bencana alam ini.
Saya kebayang tokoh-tokoh geologist yang sehari-hari hectic banget ngurusin bencana alam. Contohnya seperti di film The Day After Tomorrow.

Dosen-dosennya pun TOP.
Ada Bu Harkunti (Harkunti P. Rahayu), pengalaman beliau di kebencanaan sangat banyak. Orang penting juga nih di PBB. Lewat Bu Harkunti juga saya jadi kenal Pa Engkon Kertapati. Ada yang tau? Beliau salah satu ahli gempa Indonesia. Namanya banyak tercantum di slide-slide mata kuliah Pa Masyhur. Kebetulan saya pernah maen ke kantornya. Orangnya baik banget.

Pa Djoko (Djoko Santoso Abi Suroso) juga, dosen ini salah satu yang concern terhadap permasalahan perubahan iklim. Orang penting juga di Kementrian Lingkungan Hidup (klo ga salah). Yang pasti beliau ikut sebagai delegasi Indonesia di pertemuan IPCC di Brazil beberapa waktu yang lalu.

Pokoknya, ngambil mata kuliah ini, bagaikan nemu sesuatu yang baru di tengah deraan mata kuliah teknik. Menurut saya mata kuliah ini juga harus diambil anak-anak Teknik Sipil, Teknik Kelautan, danTeknik Lingkungan, mengingat isinya yang relevan terhadap perencanaan infrastruktur.
Pernahkah di sipil diajarkan analisis kebakaran? Bencana teknologi, vulkanologi, sea level raise? Analisis kapan terjadi El Nino atau La Nina? Engga kan. Padahal contoh yang terakhir itu (El Nino atau La Nina, disebut juga bahaya ENSO-El Nino Southern Oscillation) berpengaruh terhadap perencanaan irigasi (menentukan masa tanam,dsb.).

Contoh Penanganan Bencana


Nah, makanya mata kuliah ini harus diambil sebagai pelengkap dan tambahan pengetahuan juga.

Satu semester belajar bareng anak planologi pun memberikan saya banyak pelajaran, salah 2 nya adalah:
  1. Bikin paper jangan dikit-dikit. Semakin banyak tulisannya, semakin PD kita ngumpulin tugasnya. Heheh. Untuk itu, mungkin kita harus banyak baca-baca literatur lagi. Sekaligus memperkaya kosakata dari kamus-kamus. Papernya anak plano....gileeee....loba pisan !!!!
  2. Jangan lupakan style. Biar anak teknik, sekali-kali dandan ato ngaca-lah. Itu bisa bantu kita naekin wibawa dan percaya diri. Heheh. Berkali-kali saya merasa kumuh di tengah anak-anak plano yang woow...Hehehehehe. Untuk itu, di tingkat 4 ini saya udah bertekad buat berpakaian lebih rapi lagi. Sekalian ngeliatin aura tingkat 4 nya.

Yup,hehe..sekian sharing-sharing saya tentang mata kuliah ini. Yang belum ngisi FRS ato yang ntar mau PRS, bisa dipertimbangkan untuk ngambil matkul ini. Good Luck !

5 comments:

adhadi praja mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

hahhaha..eta point 2 meni getek gitu!! saya agak nyanggah boleh kan? sebenernya kepercayaan diri timbul dari diri kita boy!! emang penanpilan ngaruh, tapi main point-nya adalah seberapa pede kita dengan diri kita...jujur nya, saya malaah kurang pede klo dandan berlebihan..pake baju ala ala skater, trus pake celana yg melorot2..hahha eta mah alay pisan :D

saya cukup PD ketika saya pake celana jeans, kaos oblong dan sendal eiger :D

Ghani mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

yeahh..itu mah emang berlebihan..

maksud disini teh berpakaian rapi dan tidak caludih...

rapi=kemeja+celana+sepatu cukup kan?

Ijal mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

Gan, TA urang ge tentang manajemen bencana..

join yu ah, sy lebih ke optimasi proses evakuasi bahaya dari peringatan tsunami..

Baskoro Lokahita mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

nilainya gampang ga?

Ghani mengatakan... Best Blogger Tips[Reply to comment]Best Blogger Templates

@Baskoro Lokahita
yang penting punya 'passion' ngikutin kuliah...
Banyak manfaatnya ko.Nilai mah ngikutin..