26 Februari 2009

Kalender Monyet

Dia lahir tanggal 20 Februari, Jumat yang lalu. Bikinnya butuh waktu kurang lebih 45 menit. Mulai dari ngeprint, gunting-gunting, dan nempel-nempel. Akhirnya jadi deh...

Kalender monyet yang perlu kita ubah tanggalnya tiap hari...fiuuh..cape juga, tapi lucu =)

Kalender ini di dalamnya ada 2 kubus yang isinya angka-angka untuk menyusun tanggal dan 3 balok yang memiliki tulisan bulan dengan ekspresi mulut. Jadi tiap ganti bulan si monyet ini ganti ekspresi juga. Ada ekspresi senyum, ketawa, cemberut, ngejek, dll.
Si monyet yang "isinya" lagi dikeluarin...

Lucu bukan?
Daripada beli kalender kertas yang harus disobek tiap hari, si monyet ini menjadikan kita cinta lingkungan, fleksibel pula, tak lekang dimakan zaman kecuali kertasnya rusak. Tapi untuk proses "kelahirannya", butuh 7 lembar kertas, glossy lebih baik.
OK...klo ada yang mau bikin, tinggal kunjungi aja Canon Creative Park:
http://cp.c-ij.com/en/contents/1003/





19 Februari 2009

Cerita Pagi: Berakit-rakit ke kampus berumah-rumah kemudian

Wah..wah...
Sudah lama tak menulis di blog inih...

Ada banyak kegiatan yang terlewati oleh saya untuk ditulis:
- Liburan ke Cipanas, Garut (24-25 Januari 2009)
- Kerja Sosial HMS di Desa Sri Rahayu, Cicalengka (28 Feb-1 Jan 2009)
- Masa-masa perkuliahan semester 6 di T.Sipil ITB
dan yang terakhir:
- Seminar "Pengembangan Infrastruktur Berbasis Kemandirian Masyarakat", yang diadain HMS (17 Februari 2009)

dan yang terakhir banget:
- Kembalinya Ghani ke rumah gara-gara ga ada dosen

Sudah kejadian yang ke dua kalinya nih, kamis minggu lalu juga sang dosen tidak hadir. Padahal kuliah selanjutnya jam 1 siang...ouwh...terlalu lama nunggu klo dari jam 7 di kampus. Akhirnya hari ini pun saya pulang lagi ke rumah.
Saya milih pulang soalnya ada firasat, banyak yg bisa dilakukan di rumah. Niatnya sih mau nge-revisi artikel tentang terowongan buat majalah CREMONA, tapi tiba-tiba saya melihat KOMPAS hari ini...

Waaah...ada nama saya di halaman 'i' bagian Jawa Barat. Isinya tentang seminar HMS kemaren lusa. Baru sekarang nih dimuat di koran. Padahal dari dulu berharap banget bisa masuk koran pas lagi latihan-latihan LSS atau pas acara Pagelaran. Ga taunya masuknya pas ada acara HMS.

Tapi selain itu yang menarik perhatian saya adalah bagian wawancara eksklusif dengan Pak SBY.

Wawancaranya benar-benar eksklusif. Dari situ kita bisa melihat bagaimana sosok SBY dari dekat. Inspirasional...wajib dibaca tuh. Mungkin lawan-lawan politik beliau yang liat rubrik ini pasti jengkel semua, hahaha...
Tapi, emang sih, kepribadian pemimpin itu bisa kita cek dg banyak cara. Mulai dari debat politik, baca-baca biografinya, dsb. Saya sendiri termasuk orang yang suka baca-baca biografi. Waktu SD paling seneng baca komik tokoh-tokoh dunia, pas SMP saya jg seneng menghabiskan waktu di Perpusda & Perpustakaan KAA, nah...pas SMA saya bahagia banget nemuin banyak buku biografi di Perpus TN...akhirnya sikat saja bos!

Biografi pahlawan-pahlawan dan tokoh nasional yang pernah saya baca memberikan saya beberapa kesimpulan:

Rata-rata semua orang besar yang ada, pernah mengalami masa-masa sulit saat mereka kecil. Kesulitan-kesulitan itulah yang menempa diri mereka hingga bisa sekuat sekarang.
Makanya, klo kita menghadapi sebuah permasalahan, tantangan, atau amanah sebaiknya jangan lari, tapi hadapi dan tuntaskan meskipun harus berkorban banyak...

Biografi Pak SBY pun pernah saya baca. Saya bukan kader Partai Demokrat atau punya hubungan khusus sama Pak Beye. Saya cuma rakyat, tapi saya yakin, dengan melihat capres-capres saat ini, SBY masih menjadi pilihan bijak untuk kita semua...


(maaf ya klo artikelnya tidak unity..hehe)