20 Januari 2009

Review Semester 5...

Hari ini seharusnya seluruh nilai di semester 5 udah keluar. Tapi sayangnya tinggal analisis struktur nih yang masih kepikiran...

Isi postingan ini review, tapi bukan nge-review nilainya (hehehe)--privasi itu mah. Let's see my subjects in last semester:

1. Analisis Struktur 1
Masih 1 keluarga dengan statika/pengstruk & mekanika bahan. Isinya mempelajari metode-metode yang digunakan untuk menghitung besar defleksi pada balok, besar sudutnya, perataan momen, dsb. Klo di statika kita belajar menyelesaikan struktur statis tentu, di Anstruk 1 ini kita menyelesaikan soal-soal struktur yang sifatnya statis tak tentu...Nah, jadi jgn bilang klo soal statis tak tentu itu ga bisa diselesain, Anstruk inilah jawabannya.

2. Struktur Beton
Ini nih mata kuliah aplikasi dari anstruk dan keluarganya. Dia buah cinta dari Anstruk, Rekayasa bahan, dan Mekanika bahan. Struktur beton ini cukup menarik, soalnya aplikatif. Tapi klo udah memasuki bagian ngitung2nya.Haha...siap-siap aja buat berpusing-pusing ria.

3. Rekayasa Prasarana Antar Moda
Di sini kita belajar rekayasa bandara dan pelabuhan. Bagaimana merancangnya, aturan-aturan yang harus dipenuhi, dan sistem manajemennya. Di semester 5 kemaren kami dapet tugas besar mendesain bandara dan pelabuhan. Saya kebagian bandara di Jayapura (Sentani) dan pelabuhan Teluk Bayur. Kuliahnya asik.

4. Mekanika Tanah II
kelanjutan Mektan I. Kuliah yang sangat saya minati, namun sayang pas Mektan I malah ngulang...haaaah. Di sini kita belajar tentang stabilitas lereng, kuat geser tanah, dll. Dosennya praktis banget. Beliau cukup aplikatif pas ngajar (banyak proyek sih).

5. Irigasi dan Bangunan Air
Sebagai calon insinyur teknik sipil, kita pun bertanggung jawab dalam penyediaan pangan rakyat. Dalam mata kuliah inilah kita mempelajari cara membangun sistem irigasi. Dimulai dari menganalisis daerah rencana, curah hujan & iklim, menentukan varietas tanaman, dan mendesain jaringan (saluran) irigasi. Dosennya wuokee banget (lagi dapet proyek juga nih).

6. Manajemen Konstruksi
Kami diajar oleh dosen wanita favorit dan lagi ada proyek juga. Mata kuliahnya menyenangkan. Di sinilah terlihat klo Teknik Sipil itu jurusan yang membutuhkan kepemimpinan juga. Mimpin banyak orang untuk melaksanakan suatu proyek. Kita diajarin memanage 5M (man, machine, money, material, ...emh.. 1 lagi apa yaa?hehe).

7. Rekayasa Lingkungan
Mata kuliah teknik lingkungan. Kita belajar ini agar suatu saat nanti bisa membangun dengan tetap cinta lingkungan. Yup, clean development mechanism, itu yang diharapkan. Kuliahnya rame, banyak nonton, tapi wawasan juga tetep ngalir. Dosennya asik, senang berdiskusi. Sehabis ikut kuliah ini saya jadi makin sayang, eh cinta sama lingkungan... :)

Itu dia isi mata kuliah semester 5 kemaren. Semoga semester depan semakin asik...Amin.


18 Januari 2009

Quote...

“The road to success is always under construction”
Get it right….CIVIL ENGINEERS





(Civil Engineering Quote, www.engineeringcivil.com)

16 Januari 2009

Cara Menulis Daftar Pustaka / Citation

Apakah teman-teman pernah menyadari k'lo ,pelajaran Bahasa Indonesia atau di perkuliahan bernama Tata Tulis Karya Ilmiah termasuk mata pelajaran/mata kuliah dengan predikat "ilmu tidak pasti"?
Mungkin tiap orang punya opini dan pertanyaan yang berbeda-beda tentang maksud tulisan saya tadi. Tapi kurang lebih itulah hal yang saya rasakan dan mulai menyiksa saya saat kegemaran menulis karya ilmiah mulai muncul di awal semester 4 lalu. Banyak hal2 yang tidak pasti dalam mata pelajaran/kuliah tersebut. Dari mulai guru SD,SMP,SMA, hingga dosen mengungkapkan ide2/persepsi yg berbeda tentang berbagai permasalahan seperti ejaan yang benar, kata serapan yang benar, atau pun penulisan daftar pustaka (citation).

Contoh:
1. Mana yang benar, Prakata atau Kata Pengantar?
(Jawab: Prakata itu tulisan penulis sendiri, sedangkan Kata Pengantar ditulis orang lain untuk mendukung hasil karya penulis)
Tapi masih banyak buku2 yang beredar di pasaran yang tidak memenuhi aturan tersebut

2. Mana yang benar, mempengaruhi atau memengaruhi?
(Jawab: kayanya sih memengaruhi (inget KPTS!), soalnya salah satu surat kabar yg memiliki tata bahasa yang bagus--KOMPAS--,langsung sebut merk aja ya, memakai kata tersebut. Kata tersebut juga sempat menuai kontroversi karena salah satu pembacanya pernah memprotes penggunaan kata tersebut. Emang ga enak sih kedengerannya. Tapi ya sudahlah)
Nah, sekarang yang ingin saya soroti dalam tulisan ini adalah cara menulis daftar pustaka, dan saya harap tulisan ini dapat membantu pembaca (yah..semoga saja,soalnya blog saya blm terlalu terkenal).
Saya sering bingung jika menulis daftar pustaka yang sumbernya macem2. K'lo buku mendinglah. Tapi klo itu surat kabar, web, ato bahkan kaset rekaman...Gimana coba???

Tanggal 13 ato 14 yang lalu (klo ga salah), saya jalan2 ke perpus pusat ITB. Biasa, ngisi waktu luang daripada liburan maen game terus di rumah. Saya baca2 buku favorit:tentang sejarah2 gitu pokonya, terus lewat di depan rak bagian literatur,writing, dan sebagainya. Akhirnya terlihatlah buku "College Writing Skills with Readings", 5th Ed.Karya John Langan (sampulnya kaya di atas). Dari penerbitnya, McGraw-Hill, udah keliatan k'lo bukunya pasti bagus. Dan emang bagus ternyata!(FYI: buku ini jumlahnya terbatas--ya iyalah--tapi baru semua, letaknya di perpus pusat ITB lt.4)

Di sana dijelasin banyak banget tentang aturan2 menulis, termasuk ini. Ok, langsung aja ya saya jelasin satu-satu:

1. Buku dengan satu pengarang:

Goodwin, Doris Kearns. No Ordinary Time. New York: Simon and Scuster, 1994.

ingat, nama akhir penulis ditulis duluan

2. Jika penulis tersebut mengarang buku lain

---.Wait Till Next Year. New York: Simon and Schuster, 1994.

nah, klo kaya gini kita ga usah nulis nama penulisnya lagi (Doris Kearns Goodwin itu) cukup kasih strip 3x

3. Jika penulis buku lebih dari satu orang

Simon, David, and Edward Burns. The Corner. New York: Broadway Books, 1997.

semua nama pengarang ditulis, tapi yang dibalik cuma nama pengarang pertama aja

4. Artikel majalah

Cowley, Geoffrey. "New Hope for Alzheimer's." Newsweek 31 Jan. 2000: 46-51.

angka-angka terakhir di paling belakang itu menunjukkan halaman si artikel berada pada majalah Newsweek

5. Artikel surat kabar

Farrel, Greg. "Online Time Soars at Office." USA Today 18 Feb. 2000: A1-2.

A1-2 menandakan halaman 1 dan 2 dari bagian A di koran USA Today

6. Editorial

"Confronting an Unfair Census." Editorial. New York Times 30 Nov. 1998: A24.

jangan lupa menambahkan tulisan "Editorial" setelah judul artikel, seperti di atas


7. Selection in an Edited Collection

McClane, Kenneth A. "A Death in the Family." Bearing Witness. Ed. Henry Louise Gates, Jr. New York: Pantheon, 1991. 96-102.

oia, klo kita nulis daftar pustaka/ works cited yang cukup panjang seperti di atas, bisa dibuat dua baris tapi baris keduanya lebih menjorok ke dalam

8. Revisi atau edisi selanjutnya

Myers, David G. Social Psychology. 6th ed. New York: McGraw-Hill, 1999.

singkatan Rev.ed., 2nd ed., 3rd ed., dll. ditempatkan tepat di sebelah kanan judul

9. Chapter atau Section dalam sebuah buku oleh seorang pengarang

Schor, Juliet B. "The Visible Lifestyle: American Symbols of Status." The Overspent American. New York: Basic Books, 1998. 43-64.

buat model2 kaya gini (yang artikelnya bagian dari buku/majalah/koran), yang diberi garis bawah adalah buku/majalah/korannya

10. Pamflet

1998 Heart and Stroke Facts. New York: American Heart Association, 1998.

Berani Mengenalkan Sunda Kita. Bandung: Lingkung Seni Sunda ITB, 2008.

11. Film

American History X. Dir. Tony Kaye. New Line Cinema, 1998.

12. Program televisi

"Smoke Screen." 60 Minutes. Narr. Lesley Stahl. Prod. Rome Hartman. CBS. 11 Nov. 1998.

13. Sound recording

Diamond, Neil. "Yesterday's Song." In My Lifetime. Sony Music, 1996.

14. Videocassette

"Cedric's Journey." Nightline. Narr. Ted Koppel. ABC. WABC, New York. 24 June 1998. Videocassette. ABC/FDCH, 1998.

15. Wawancara perseorangan

McClintock, Ann. Personal interview. 20 July 1999.

Popong, Ceu. Wawancara pribadi. 2 April 2008.

16. Sumber online dengan referensi dari database tertentu

"Organ Transplants." Britannica Online. Vers. 98.10.1. Nov. 1998. Encylopaedia Britannica. 1 Dec. 2003 <http:// www.eb.com:180/cgi-bin/g?DocF-5006/79/3.html>.

tanggal pertama menunjukkan kapan artikel di publish/post/edit secara elektronik, sedangkan tanggal kedua menunjukkan kapan artikel tersebut di akses oleh kita

17. Artikel online

Woodward, Kenneth L. "Sex, Sin, and Salvation." Newsweek Online 2 Nov. 1998. 6 Nov. 1998 <http://www.newsweek.com/nw-srv/issue/18_986/printed.htm>.

biasanya klo saya ngambil artikel dari internet langsung di copas aja tuh www....bla..bla-nya, ga dikasih tambahan keterangan kaya di atas

Yup, kurang lebih itulah model2 yang bisa digunakan dalam menulis daftar pustaka. Lumayan kan buat bahan persiapan bikin TA, tugas besar, dan lain sebagainya.

Tapi masih ada nih yang mengganjel, klo di BI kan diajarin nulis dafpus itu:

Ghani, Hamid. 2008. Cara Bermain Bola. Bandung: Pelita Press.

nah, beda kan dari tata letak tahun dan style judul nya??Harus ditanyain ke yg lebih ahli nih...



:)

NB:Silahkan tinggalkan komentar Anda

Klik --> Artikel baru tentang Cara Menulis Daftar Pustaka (Part 2)

Journey to The Center of Java: ABORTED!!!

Judul post yang tragis...
niatnya pengen bikin sekuel kisah perjalanan...kaya:
-Journey to The Center of Java: Coming Soon
-Journey to The Center of Java: Preparing Stuff
-Journey to The Center of Java: D-Day
-Journey to The Center of Java: ...etc..

Yah,mungkin belum saatnya saya bisa melepas rindu kepada Lembah Tidar dan kampus biru tercinta. Tanggal 24-25 nanti akan ada Studium General di TN. Awalnya saya ingin ikut berpartisipasi (walopun sbnernya pengen nyari momen yg pas buat ke Magelang). Tapi ternyata ada kesalahan dalam perencanaan kali ini.



Saya salah dalam memprediksi kebutuhan finansial.Hehe..maklum mahasiswa kadang-kadang terbatas kemampuannya. Akhirnya saya memutuskan tidak ikut SG (padahal saya yang ngoordinir tiket bus buat Fortuner Bandung...sedihnya..). Yang penting tujuan objektif saya masih bisa tercapai: ngelegalisir ijazah.
Yup! Ijazahnya saya titipin Septine..

Magelang...
Semoga suatu saat nanti kita bisa bertemu lagi...

01 Januari 2009

Braga Festival 2008 & Tahun Baru 2009


Untuk pertama kalinya dalam hidup, akhirnya saya mengunjungi Braga Festival juga. Dulu pas jaman-jaman SMP saya bukan orang yang suka jalan-jalan, jadinya ga tau apa itu BragFest. SMA di luar kota, jadi ga mungkin datang kesini. Pas kuliah tingkat satu ga tau (lupa lagi) alesannya kenapa ga datang. Pas taun kemaren...hmmm..kenapa ya??Kayanya kelupaan deh ada BragFest. Tahun ini pun hampir ga datang, soalnya sore kemaren pas udah di rumah setelah pulang dari kampus dan makan siang gratis (dengan voucher hasil jerih payah seseorang) di Gokana rasanya males banget untuk beranjak ke jalan Braga. Tapi untungnya setelah mandi sore dan kuatnya rasa penasaran terhadap Festival di jalan Braga itu, saya pun berangkat.



(Oia, untung anak-anak LSS ngasih info tentang Braga Festival ini!Jadinya saya tau...)

Saya pun ngebut menuju Braga untuk menyusul anak-anak LSS yang lain dengan mengajak orang yang ngasih voucher Gokana tadi. Parkir di Braga City Walk, sholat Maghrib di musholla, terus naik ke Jalan Braga (Bragaweg). Waaah...pertama kali nih. Braga Festival: isinya penuh dengan stand-stand kesenian, kebudayaan, kuliner, orang-orang yang hilir mudik, penjual mainan anak-anak, dan suasana malam yang hangat.

Kami pun menyusuri Jalan Braga dari utara menuju selatan di ruas kiri dan kembali ke arah BCW melalui ruas kanan jalan. Stand-standnya menarik menurut saya, tapi menurut orang lain yang sudah pernah ke BragFest sebelumnya, tingkat kerameannya menurun. Kami melihat-lihat stand seni patung yang dibuat dari pahatan kayu, stand-stand kuliner (dari mulai cafe hotel berbintang hingga jajanan kaki lima ada di sini), stand yang jualan kaos, dan tak lupa deretan lukisan yang memang biasa dijual di sepanjang Jalan Braga.
Di ujung Jalan Braga yang bersimpangan dengan Jalan Asia-Afrika atau dahulu disebut Jalan Raya Pos (Postweg) panitia mendirikan panggung untuk diisi hiburan-hiburan seperti band,dsb. Ada satu yang mencuri perhatian saya. Ternyata Museum Asia-Afrika masih dibuka (mungkin memang sengaja dibuka). Kami pun masuk ke dalam. Waah..nostalgia lagi nih. Dulu jaman SD, saya sering banget main ke sini bersama teman-teman. Biasanya sebelum berkunjung ke museum ini (terutama perpustakaannya), kami menghabiskan waktu di Perpusda (Perpustakaan Daerah Jawa Barat) yang menghadap Sungai Cikapundung. Tentunya bacaan favorit kami adalah komik-komik Jepang. Kadang-kadang saya berpikir, hebat juga ya anak SD mainannya museum dan perpustakaan yang terletak cukup jauh dari sekolahnya (SD saya di Assalaam,Jl.Sasakgantung). Soalnya klo ngeliat adik-adik saya sekarang yang biasanya main PS dan semacamnya, kayanya langka orang-orang seperti Geng Pramuka saya dulu.

Akhirnya kami pun memasuki Museum KAA di malam hari. Kondisinya jauh lebih baik dari kunjungan saya yang terakhir (saat SMP). Mungkin sudah direnovasi saat acara 50 tahun KAA (tahun 2005, saat itu saya masih di Magelang). Kami menyusuri isi museum dan mengunjungi pameran "Diplomasi Untuk Papua" yang digelar di bagian lain gedung tersebut (FYI: pameran ini diadakan hingga 6 Februari). Malam itu, sayangnya, saya tidak membawa kamera digital. Jadilah kami hanya foto-foto melalui HP yang resolusinya terbatas.

Puas "berpetualang" di dalam gedung, kami kembali ke luar. Melewati gapura Braga Festival yang sedang memutar film mengenai Priangan dan Jalan Braga itu sendiri, mengunjungi stand KPA, dan kembali ke basement BCW.

Taun Baruan
Meskipun saya dan keluarga bukan tipe orang yang merayakan tahun baru, tapi momen ini biasanya kami manfaatkan untuk kumpul skeluarga. Malam kemarin, setelah dari Braga, saya diundang makan malam oleh tantenya yang ngasih voucher Gokana. Suasananya rame dan makanannya enak. Makasih gembil!

Selesai dari sana, saya langsung ngebut ke rumah karena ga mau ketinggalan film Harry Potter and The Goblet of Fire. Hehe..yup, saya memang penggemar novel Harry Potter. Sampai di rumah, ternyata cuma ada bapak. Jadilah setelah sholat Isya, saya ngacir lagi ke rumah bibi yang tidak jauh dari rumah saya. Ternyata...lagi pada bakar jagung!saya pun langsung masuk ke dalam rumah dan nonton HarPot sambil menunggu jagungnya mateng. Hehe..licik banget si aa, adik2nya pada bakar jagong, ga dibantuin. Bantuin ko, bantuin ngabisin....

Setelah HarPot hampir selesai dan jagung hampir habis, menjelang tengah malam kami diajak ke loteng rumah tetangga dan menikmati pesta kembang api gratisan. Bandung utara, Bandung timur, Bandung selatan, Bandung barat, langitnya penuh dengan warna dari percikan api. Indah sekali malam itu...

Saya pun pulang dan tidur...
:)