Akhirnya saya punya waktu juga buat bikin tulisan yang agak panjang :)
Sebenernya sudah lama saya ingin berbagi kisah saya dalam episode "Scholarship Hunter" (SH) ini. Siapa tau ada pelajaran yang bisa diambil dari kisah saya ;) Mmm...lupa, entah karena apa dan dari siapa ya saya kenal istilah SH ini?? Yang pasti saya mendeklarasikan diri saya sebagai SH ini sejak tingkat akhir kuliah.
Berawal dari "kepanasan" karena liat temen-temen yang sudah ke luar negeri (dengan gratis) karena exchange dan dapet beasiswa, saya pun ingin mendapatkan kesempatan itu. Ada yang ke Jerman, Cina, Thailand, Amerika Serikat, Jepang. Waaah...bikin iri lah pokonya. Di kampus saya juga ternyata banyak kesempatan kaya gitu. Cuma sayangnya saya baru sadar di masa-masa akhir perkuliahan.
First Attempt: SRI
Entah sudah berapa kali saya ikutan EduFair atau pameran pendidikan. Udah ga keitung banyaknya. Brosur-brosur universitas pun numpuk di rumah. Dari EduFair-EduFair tersebut biasanya program beasiswa yang ditawarkan adalah yang untuk melanjutkan studi (postgraduate). Sedangkan saya punya targetan untuk bisa "ke luar" saat masih berstatus mahasiswa.
Kesempatan pun datang saat teman saya, Ina, memosting info tentang "
Summer Research Internship" di NTU Singapura di Milis Sipil 2006. Wahh..langsung deh saya ngumpulin syarat-syarat yang diperlukan, termasuk bikin paspor. Mumpung momennya pas, saya pun bikin "Dream Map", yang isinya tempat-tempat di dunia yang akan saya kunjungi beserta (target) tahun berkunjungnya. Dream Map itulah yang sekarang jadi header blog ini.
 |
| My Dream Map |